Cacar ular : apakah mematikan ?

Sudah 1 bulan ini saya banyak mendapat kasus pasien dengan cacar ular. Setiap minggu paling sedikit ada 1 pasien. Sesungguhnya penyakit ini disebabkan oleh reaktivasi virus cacar air yang tinggal menetap di saraf selama bertahun-tahun (dorman), lalu bangkit kembali saat daya tahan tubuh seseorang menurun. Namun kenapa bisa banyak kasus muncul serentak? Saya sendiri masih mencara jawaban atas pertanyaan ini. Mungkin juga akhir tahun banyak liburan, cuaca panas-dingin tak menentu, yang membuat daya tahan tubuh menurun.

Kenapa sih disebut cacar ular?

Karena keluhan yang muncul berupa bruntusan kecil kemerahan, sangat nyeri, dan tersusun memanjang seperti ular.

Apakah cacar ular sama dengan herpes penyakit kelamin?

Tidak sama. Nama lain dari cacar ular adalah herpes zoster. Penyakit kelamin disebut dengan herpes simpleks atau herpes genital. Memang ada kemiripan nama.

Apakah cacar ular mematikan?

Ada yang mengatakan bahwa bila kelainan kulit tersusun melingkar dan kedua ujungnya bertemu, maka pasien akan mati. ITU MITOS! Ciri khas dari cacar ular adalah kelainan kulit HANYA muncul di salah 1 sisi tubuh (kanan/ kiri). Bila muncul di 2 sisi tubuh, harus dipikirkan kemungkinan penyakit lain.

Apakah cacar ular berbahaya?

Keluhan utama dari cacar ular adalah nyeri. Nyeri ini dapat menetap walau kelainan kulit sudah menghilang (neuralgia pasca herpetik). Hal ini dapat dicegah dengan mengobati penyakit ini sesegera mungkin dan minum obat secara teratur.

Advertisements

Peningkatan Wawasan terhadap Infeksi Menular Seksual

Serunya sharing mengenai Penyakit Menular Seksual (PMS) atau Infeksi Menular Seksual (IMS) bersama para kader Puskesmas dan populasi Risti (risiko tinggi) di Puskemas Kecamatan Jatinegara. Semuanya antusias, diskusi meriah. Pesan-pesan yang bisa dibawa pulang adalah:

  • PMS dicegah dengan teknik ABC; yakni Abstinence (tidak berhubungan seks sama sekali), Be faithful (setia pada 1 pasangan) dan Condom (pemakaian kondom)
  • PMS juga dapat menular melalui hubungan seks oral dan anal
  • Mayoritas PMS tidak bergejala, padahal infeksi sedang berlangsung dan dapat menularkan
  • Bila positif terkena PMS, jangan takut. Jalani terapi dan monitor penyakit secara rutin
  • Sampaikan keadaan anda kepada pasangan agar pasangan juga dapat diperiksa dan diobati

Berikut beberapa ulasan mengenai PMS:

dr. Rachel Djuanda, SpKK