Jangan lupa mengembalikan kulup setelah membersihkan penis

Bagi Anda yang sudah berhasil membersihkan penis si kecil, jangan lupa mengembalikan kulup setelah membersihkan penis. 

Mengapa? Karena bila dibiarkan dalam kondisi terbuka, aliran darah akan terganggu. Akibatnya kulup akan menjadi bengkak, kepala penis terjepit kulup, dan tentunya akan membuat si kecil menjadi rewel. 

Bagaimana solusinya jika hal itu terjadi? Coba tutup kembali kulup perlahan-lahan. Bila sulit atau si kecil kesakitan, gunakan bantuan lubrikan atau krim anestetik. Bila tidak berhasil atau ragu untuk melakukan sendiri, kunjungi dokter spesialis kulit dan kelamin atau dokter anak.

Untuk membaca artikel pertama mengenai “Membersihkan Penis Sejak Dini: Perlu atau Tidak” tekan disini

Advertisements

Be-youth-iful, confident with your healthy skin

Pada hari Minggu, 21 Agustus 2016, ballroom hotel Le Meridien tampak meriah dengan taburan warna oren. Hari itu ada acara talkshow kecantikan yang diselenggarakan oleh Femina dan Bio-Oil. Acara dikemas dengan menarik, singkat, padat dan mudah dicerna oleh para hadirin. Dibuka dengan Zumba bersama mbak Liza Natalia, dilanjutkan dengan talkshow seputar kesehatan kulit oleh saya – dr. Rachel Djuanda, SpKK – , penjelasan mengenai Bio-Oil, ditutup dengan sharing oleh mbak Patricia Gouw selaku pemakai Bio-Oil. Pesan penting dalam pertemuan hari itu adalah:

  • Semua orang merindukan kulit sehat, kencang dan bersih seperti kulit bayi. Namun perlu diingat bahwa proses penuaan berlansung setiap saat. Oleh karena itu perawatan kulit harus dimulai sejak dini.
  • Kulit kering merupakan masalah yang sering dialami oleh kaum urban. Oleh karena itu penting untuk mengoleskan pelembab setiap hari.
  • Kulit kering menyebabkan banyak masalah, misalnya kulit menjadi mudah gatal (sensitif) dan munculnya stretch mark pada ibu hamil.

  • Ada berbagai macam tipe pelembab; mulai dari lotion yang tidak lengket, minyak yang agak lengket, sampai petroleum jelly yang sangat lengket.
  • Cara mengoleskan pelembab yang baik adalah digunakan paling sedikit 2 kali/ hari setelah mandi atau cuci muka.
  • Untuk mendapatkan kulit yang sehat tidak cukup dengan pengolesan krim atau pelembab (rejuvenasi eksternal), namun juga harus dibarengi dengan gaya hidup yang sehat (rejuvenasi internal) seperti konsumsi vitamin dan berolah raga secara teratur.
  • Bila sudah melakukan berbagai cara, namun masalah kulit tetap ada, berkonsultasilah pada dokter spesialis kulit.

Menjaga kesehatan kulit saat musim dingin

Hendak berpergian ke negara bermusim dingin? Perubahan cuaca dari musim panas ke musim dingin akan menyebabkan kulit juga mengalami perubahan. Berikut perubahan yang dialami dan cara mengatasinya agar kulit tetap sehat.

Kulit terasa bersih terus.
Karena jarang keringatan dan udara sangat dingin, biasanya jadi malas mandi. Namun harus diingat kalau kotoran tetap menumpuk di kulit sehingga harus tetap mandi. Cukup mandi 1x/ hari dan oleskan pelembab segera setelah mandi.

Kulit dan bibir akan menjadi sangat kering.
Gak kerasa, tapi kulit akan menjadi kering dan pecah-pecah. Oleskan pelembab sesering mungkin terutama pada bibir, tangan dan kaki.

Kuku juga akan menjadi rapuh dan mudah pecah. Buat yang suka kuku pendek, bawa gunting kuku. Kalau mau kuku tetap panjang, gunakan penguat kuku.

Merasa bahwa matahari gak terik dan gak akan bikin kulit rusak. Walau matahari gak terik, sinar UV yang terpancar dari matahari tetap akan masuk ke kulit, membuat kulit menjadi hitam, meningkatkan risiko flek dan kerut di wajah. Tetap gunakan tabir surya/ sunblock di negara bermusim dingin.

Jarang merasa haus. Usahakan untuk tetap meminum air minimal 8 gelas/ hari. Hidrasi yang baik penting untuk menjaga stamina tubuh dan kesehatan kulit.

Merasa tidak perlu mengoleskan krim malam karena akan membuat kulit wajah semakin kering. Konsultasikan krim yang perlu dioles atau yang tidak perlu ke dokter Anda. Biasanya Anda akan mendapatkan tambahan moisturizer atau pelembab wajah.

Selamat berlibur!