Benjolan lunak kebiruan di bawah kulit : mungkinkah tumor lemak?

Apakah Anda memiliki benjolan di bawah kulit? Bulat? Bisa digeser-geser? Sewarna kulit atau sedikit kebiruan? Bahkan disekitarnya terdapat banyak varises  atau pembuluh darah yang terlihat sangat nyata? Mungkin Anda memiliki tumor lemak.

Disclaimer : akan ada foto yang mungkin dapat membuat pembaca merasa tidak nyaman. Pemasangan foto ini semata-mata untuk keperluan edukasi.

Benjolan sewarna kulit-kebiruan di paha belakang. Disekitarnya tampak pelebaran pembuluh darah.

Bila ya, adalah wajar bila Anda merasa cemas. Siapa yang gak cemas punya tumor? Sekedar informasi, semua penonjolan di kulit disebut dengan tumor; ada tumor jinak dan tumor ganas. Tumor lemak seperti deskripsi di atas disebut dengan lipoma dan merupakan tumor jinak (fiuh…lega ya…).

Mengapa tumor lemak bisa muncul?

Tidak ada yang tahu mengapa. Diduga faktor keturunan atau trauma dapat memicu pertumbuhan.

Bila terdapat lebih dari satu lipoma pada seseorang, mungkin ada gangguan metabolisme lemak. Dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan profil lipid (kolesterol dan trigliserida).

Apakah berbahaya?

Pada umumnya tumor lemak tidak berbahaya. Ada kemungkinan kecil bisa berubah menjadi ganas (berbahaya).

Jadi apa yang perlu saya lakukan?

Konsultasikan ke dokter untuk memastikan apakah tumor ini jinak atau ada kemungkinan lain. 

Apakah perlu diangkat atau dioperasi?

Lipoma kecil (< 3 cm) biasanya tidak menimbulkan keluhan lain selain teraba benjolan. Benjolan pun tidak tampak mata, hanya dapat dirasakan dengan tangan. Pengangkatan lipoma kecil murni karena alasan estetik.

Lipoma besar (3 cm ke atas) dapat menimbulkan rasa tidak nyaman karena menekan saraf atau pembuluh darah. Kadang sangat besar hingga kasat mata. Pengangkatan lipoma besar biasanya atas alasan kenyamanan dan keamanan pasien.

Proses pengangkatan lipoma. Kulit akan dibius lokal (setempat sesuai ukuran tumor) – kantong lemak dikeluarkan – kemudian luka dijahit.

Bagaimana prosedur pengangkatannya?

Lipoma harus diangkat dengan bedah pisau. Prosedur bervariasi antara 30-60 menit tergantung tingkat kesulitan. Setelah pengerjaan, luka akan dijahit, dan pasien harus kontrol 1 minggu kemudian untuk melepas jahitan.

Apakah lipoma dapat muncul kembali?

Lipoma dapat muncul kembali, kadang di lokasi yang sama atau di tempat lain.

Bagaimana pencegahannya?

Bila ada profil lipid yang tinggi, batasi konsumsi makanan berlemak tinggi. Bila profil lipid dalam batas normal, tidak ada cara khusus untuk mencegah timbulnya lipoma. Periksa kulit secara rutin, bila teraba ada lipoma baru, segera angkat sebelum bertambah besar.

Advertisements

Tumor kulit: apakah berbahaya?

Apa yang terbayang di benak jika Anda mendengar kata “TUMOR”? Pastinya terbayang yang seram-seram…seperti kanker. Padahal tumor tidak harus selalu ganas loh. Tumor kulit berarti penonjolan di atas permukaan kulit, bisa jinak ataupun ganas. Tabel berikut ini menjelaskan perbedaan antara tumor jinak dan tumor ganas.

slide tumor 1

Beberapa tumor jinak kulit yang sering ditemukan dapat dilihat di daftar gambar di bawah ini:

slide tumor 2

  • Nevus pigmentosus – lebih dikenal dengan tahi lalat. Biasanya muncul sejak lahir. Warna hitam atau hitam kebiruan.
  • Keratosis seboroik – muncul saat usia dewasa atau usia lanjut. Berupa tonjolan-tonjolan kecil berwarna coklat. Sering ditemukan di area terpajan sinar matahari, misalnya fi wajah.
  • Xantelasma – tonjolan kekuningan atau sewarna kulit. Sering ditemukan disekitar mata. Berisi lemak.
  • Keloid – dikenal dengan daging tumbuh. Muncul akibat luka yang dalam atau kotor. Harus memiliki bakat/ riwayat keturunan. Ada sensasi rasa tidak nyaman seperti cenut-cenut.
  • Veruka vulgaris – dikenal dengan kutil. Merupakan infeksi virus human papiloma. Mudah menular melalui kontak kulit ke kulit 

slide tumor 3

Tumot jinak kulit dapat dihilangkan dengan berbagai metode. Mulai dari pengolesan salap hingga aneka metode bedah. Bedah pisau menggunakan pisau untuk mengangkat tumor, lalu kulit yang terbuka dijahit menggunakan benang khusus. Bedah listrik menggunakan energi listrik untuk mengangkat atau menghancurkan tumor. Bedah beku menghancurkan tumor dengan cara membekukan tumor sampai terbentuk lepuh, lalu tumor hancur bersamaan dengan hancurnya lepuh. Pemilihan metode terbaik tergantung dari jenis dan kondisi tumor, fasilitas yang ada, dan kemampuan operator.