6 cara mencegah keloid

Anda memiliki bakat keloid? Berikut tips mencegah munculnya keloid:

1) Bila Anda akan menjalani operasi yang direncanakan (misalnya sesar), sampaikan pada dokter yang bersangkutan agar tindakan pencegahan dapat dilakukan.

2) Bila Anda terluka, pastikan luka dibersihkan dengan air bersih yang mengalir. Kotoran yang tertinggal pada luka meningkatkan risiko keloid.

3) Bila luka cukup dalam sampai mengeluarkan banyak darah, segera bawa ke dokter dan pastikan apakah memerlukan penjahitan. Luka dalam meningkatkan risiko keloid.

4) Setelah luka kering, gunakan gel anti keloid yang dapat dibeli di pasaran. Gunakan sampai paling sedikit 6 bulan saat luka sembuh sempurna.

image

5) Hindari garukan/ gesekan pada bekas luka karena dapat memicu keloid.

6) Bila ada bekas luka yang “menonjol” walaupun masih kecil, konsultasikan pada dokter spesialis kulit Anda untuk mendapat tindakan segera.

Bila bekas luka tidak “menonjol” setelah 6 bulan, risiko muncul keloid sangat sedikit.

dr. Rachel Djuanda, SpKK

Advertisements

Serba-serbi jerawat

Hampir semua orang pernah mengalami jerawat. Paling tidak mengalami komedo yang biasanya mendahului jerawat. Namun tidak semua paham apa sebenarnya jerawat, cara mencegah dan mengobatinya. Yuk mari kupas tuntas jerawat disini!

image

Apa sebenarnya jerawat?
Jerawat adalah peradangan kelenjar unit pilosebaseus disertai dengan sumbatan keratin pada kulit.

Apakah unit pilosebaseus?
Pilo = rambut, sebaseus = kelenjar minyak. Unit pilosebaseus berarti tempat keluar rambut di kulit beserta kelenjarnya.

Bagaimana terjadinya jerawat?
Keratin yang terlepas dan menumpuk di permukaan kulit akan menyumbat muara kelenjar unit pilosebaseus. Hal ini menyebabkan getah kelenjar tidak dapat keluar, menimbun di dalam dan meradang (terinfeksi). Inilah yang sehari-hari terlihat sebagai jerawat.

Apakah komedo?
Tumpukan keratin di permukaan kulit dan timbunan getah kelenjar yang BELUM terinfeksi disebut dengan komedo. Komedo tampak sebagai titik-titik hitam atau putih di permukaan kulit.

Apakah hubungan jerawat dengan komedo?
Jerawat berasal dari komedo yang terinfeksi.

Apakah semua komedo akan menjadi jerawat?
Tidak.

Bagaimana cara menghilangkan komedo?
Cuci muka dengan sabun akan mengangkat keratin sehingga komedo akan berkurang. Komedo juga dapat dikeluarkan dengan menggunakan ekstraktor komedo. Jangan lupa bersihkan kulit dan ekstraktor dengan kasa alkohol sebelum dan sesudah tindakan untuk mencegah infeksi.

Faktor apalagi yang memicu munculnya jerawat?
Perubahan hormon (misalnya menjelang menstruasi), jenis kulit berminyak (produksi kelenjar meningkat), makanan berminyak (kacang, keju, coklat, santan), dan faktor stress dapat memicu munculnya jerawat.

Mengapa jerawat sering menyerang remaja?
Karena pada remaja kadar hormon yang memproduksi minyak meningkat.

Apakah jerawat boleh dikeluarkan?
Tidak seperti komedo, sebaiknya jerawat dikeluarkan oleh tenaga medis profesional sebab infeksi dapat meluas ke kulit sekitar.

Apakah jerawat perlu diobati?
Perlu/ tidaknya jerawat diobati tergantung dari keinginan pasien. Ada sebagian jerawat yang dapat sembuh sendiri. Namun bila jerawat semakin bertambah banyak dan besar-besar sebaiknya berobat ke dokter.

Bagaimana cara mengobati jerawat?
Banyak cara untuk mengobati jerawat, mulai dari penggunaan obat oles, obat minum, dan suntik, pengeluaran komedo dan peeling kimiawi. Dokter akan memilih terapi yang tepat sesuai dengan jenis jerawat.

Sabun apakah yang dapat mencegah dan mengobati jerawat?
Sabun apapun dapat digunakan untuk mengangkat keratin yang menumpuk.

Bagaimana penggunaan sabun khusus jerawat?
Sabun khusus jerawat atau untuk kulit berminyak biasanya mengandung lebih banyak agen pengering dibandingkan dengan sabun biasa.

Apakah sabun mengandung sulfur/ belerang dapat digunakan untuk mengurangi jerawat?
Ya. Sulfur dapat membantu mematikan bakteri penyebab infeksi. Namun harus berhati-hati karena dapat menyebabkan kulit menjadi kering dan gatal (iritasi atau alergi).

Apakah jerawat pasti sembuh?
Ya jerawat pasti sembuh, namun tindakan perawatan kulit untuk mencegah jerawat harus dilakukan terus-menerus, terutama pada individu yang rentan (acne prone skin).

Bagaimana tindakan pencegahan yang baik?
Jerawat dapat dicegah dengan rajin mencuci muka, mengoleskan krim anti jerawat, dan menghindari makanan berminyak.

dr. Rachel Djuanda, SpKK