6 cara mencegah keloid

Anda memiliki bakat keloid? Berikut tips mencegah munculnya keloid:

1) Bila Anda akan menjalani operasi yang direncanakan (misalnya sesar), sampaikan pada dokter yang bersangkutan agar tindakan pencegahan dapat dilakukan.

2) Bila Anda terluka, pastikan luka dibersihkan dengan air bersih yang mengalir. Kotoran yang tertinggal pada luka meningkatkan risiko keloid.

3) Bila luka cukup dalam sampai mengeluarkan banyak darah, segera bawa ke dokter dan pastikan apakah memerlukan penjahitan. Luka dalam meningkatkan risiko keloid.

4) Setelah luka kering, gunakan gel anti keloid yang dapat dibeli di pasaran. Gunakan sampai paling sedikit 6 bulan saat luka sembuh sempurna.

image

5) Hindari garukan/ gesekan pada bekas luka karena dapat memicu keloid.

6) Bila ada bekas luka yang “menonjol” walaupun masih kecil, konsultasikan pada dokter spesialis kulit Anda untuk mendapat tindakan segera.

Bila bekas luka tidak “menonjol” setelah 6 bulan, risiko muncul keloid sangat sedikit.

dr. Rachel Djuanda, SpKK

Advertisements

Promo suntik jerawat dan keloid di RSU Bunda Jakarta

image

Hayooo siapa yang punya jerawat besar atau bekas luka yang membesar, mampir ke RSU Bunda Jakarta. Dari tanggal 1 September – 30 November 2015 ada promo diskon injeksi kortikosteroid intralesi sampai 43%. Konsultasi gratis pula.

Untuk membaca lebih jauh mengenai bekas luka yang membesar (keloid atau jaringan parut hipertrofi), bisa dibaca di https://rahasiakulitanda.com/2015/08/07/keloid-bekas-luka-yang-bertumbuh/.

Ditunggu yaaa….

dr. Rachel Djuanda, SpKK

Keloid : bekas luka yang bertumbuh

image

Apa yang dimaksud dengan keloid?
Keloid adalah pertumbuhan jaringan pada kulit yang tumbuh berlebih.

Apa yang dimaksud dengan tumbuh berlebih?
Bila kulit kita terluka, biasanya luka akan menyembuh dan kulit kembali seperti semula atau sedikit menyisakan warna kecoklatan (bekas luka). Pada keloid, pada bekas luka tumbuh jaringan baru yang keras, tebal, dan melebihi area luka. Karena itulah orang awam sering menyebut keloid dengan daging tumbuh.

Luka bekas operasi sesar saya berbentuk memanjang. Pada lukanya teraba beberapa tonjolan kecil, keras, berbentuk memanjang sesuai dengan bekas luka. Apakah itu keloid?
Bila pertumbuhan jaringan hanya sebesar area luka, biasanya bukan keloid. Luka semacam itu disebut dengan jaringan parut hipertrofik (jaringan parut yang membesar).

Apa penyebab keloid?
Saat proses penyembuhan luka berlangsung, tubuh membentuk jaringan kulit baru. Pada keloid, jaringan kolagen yang dibentuk sangat berlebihan dan tersusun tidak teratur sehingga bekas luka menjadi tebal, keras, dan buruk.

Apakah setiap luka akan menjadi keloid?
Tidak. Luka yang dalam (saat luka ada darah) dan besar cenderung lebih berisiko. Lokasi tertentu misalnya dada, punggung dan lengan atas juga lebih berisiko.

Apakah setiap orang dapat memiliki keloid?
Tidak. Keloid merupakan bakat, yakni diturunkan dari orang tua.

Apa yang harus saya lakukan bila berbakat keloid?
Anda harus mencegah terjadinya luka dan merawat luka dengan baik. Bila Anda akan menjalani tindakan operasi, sampaikan pada dokter mengenai hal ini.

Apakah keloid dapat diobati?
Sangat bisa diobati. Semakin dini diobati, semakin mudah dan semakin baik hasilnya.

Keloid harus diobati sedini mungkin

Apa pengobatan bagi keloid?
Ada beberapa cara pengobatan keloid. Dengan pembedahan, semprotan nitrogen cair (cryosurgery), dan suntikan kortikosteroid. Yang efektif adalah dengan suntikan kortikosteroid yang dilakukan setiap minggu.

Dengan suntikan, berapa lama akan terlihat hasilnya?
Sangat tergantung dari besar dan lamanya keloid. Semakin kecil dan semakin dini, pengobatan akan semakin cepat dan hasil akan lebih baik.

Pengobatan keloid memakan waktu lama dan memerlukan kesabaran dokter dan pasien

Mengapa operasi kurang efektif mengingat sekali dioperasi akan terangkat semua?
Harus dipertimbangkan untung-ruginya karena bekas luka operasi dapat tumbuh menjadi keloid juga.