Tetap gunakan sunscreen walau di rumah aja

Memasuki minggu ke 8 di rumah aja, masih rajin melakukan perawatan wajah gak?

Gak boleh males ya… sabun cuci muka, toner, krim pagi, krim malam, bahkan sunscreen harus tetap digunakan. Supaya nanti waktunya kita bisa keluar rumah, wajah kita tetap kinclong dan terawat.

Mengapa sunscreen harus tetap digunakan walaupun di rumah aja?

Karena proses aging akibat cahaya dapat disebabkan oleh sinar radiasi matahari, sinar tampak, atau sinar buatan dari televisi/ gadget. Justru di rumah aja, pajanan sinar buatan besar sekali bukan.

Belum lagi kalau di rumah rajin memasak dan memanggang kue. Panas masakan/ oven juga dapat mempercepat proses penuaan.

Jadi walau di rumah aja harus tetap rajin melakukan perawatan wajah, termasuk menggunakan sunscreen.

Ulthera memberikan bukti nyata, bukan janji semata

Ini foto sebelum (kiri) dan segera sesudah (kanan) Ulthera. Perhatikan jawline (garis rahang) yang sudah mengencang. Hasil akan lebih maksimal dalam 1 minggu.

Ada 1 pasien saya rutin Ulthera setiap 6 bulan sekali, dia laki-laki usia paruh baya. Tidak ada treatment peremajaan lain yang dia lakukan di area pipi dan dagu – hanya Ulthera. Hasilnya baguuusss sekali. Pipinya yang kendur, kembali ‘membulat’ dan terlihat berisi, tentunya wajah terlihat menjadi lebih segar dan awet muda.

Ia adalah bukti nyata bahwa Ulthera itu bagus sekali untuk mengencangkan kulit. Apalagi untuk pasien yang super sibuk, gak punya waktu untuk perawatan. Tindakannya pun cepat dan tanpa downtime. Pasien bisa langsung beraktivitas kembali tanpa merah-merah atau memar kebiruan di wajah.

Untuk info lebih lanjut, bisa baca link ini : klik disini. Ini adalah website keluarga saya http://www.dokterdjuanda.com.

Eye bag/ kantung mata yang besar: bagaimana cara menghilangkannya??

Kantung mata (eye bag) sering menjadi masalah bagi sebagian besar orang karena mengganggu penampilan. Biasanya keluhan berupa wajah yang terlihat selalu lelah atau mata yang mudah capai. Namun sebenarnya apakah yang mendasari munculnya kantung mata?

Kantong lemak bawah mata yang dapat dibuang dengan operasi

Area bawah mata merupakan struktur yang kompleks. Terdiri atas kulit, otot yang melingkari mata (orbikularis okuli), lemak, dan jaringan penunjang lain. Jadi bila seseorang memiliki keluhan kantung mata, harus diperiksa secara detil apakah yang menjadi penyebab utama munculnya keluhan tersebut, baru dicari penanganan yang tepat.

Memang sangat wajar area sekitar mata menjadi keluhan setiap orang, karena mata adalah jendela hati. Setiap melihat seseorang, yang langsung dilihat adalah matanya dan dari situ langsung tercipta kesan pertama. Makanya ada istilah dari mata turun ke hati.

Otot tebal dibawah mata juga dapat mengganggu penampilan

Berikut beberapa contoh kasus keluhan area di bawah mata beserta penjelasan singkatnya:

  • Kantung mata terlihat gelap dan cekung, murni karena bentuk tulang tengkorak yang dalam (seperti bentuk wajah orang India) – tidak banyak hal yang dapat dilakukan karena memang sudah seperti itu keadaannya. Keluhan ini biasanya dialami sejak usia remaja.
  • Kantung mata terlihat gelap karena kurang tidur – diatasi dengan tidur yang cukup dan kompres dingin.
  • Kantung mata yang berkerut, terlihat kosong dan kendur – bisa diatasi dengan tindakan botox atau filler
  • Kantung mata yang terlihat sangat menonjol persis di garis mata dan semakin nyata bila tersenyum lebar – biasanya ini merupakan variasi normal dari otot orbikularis okuli yang tebal. Tidak ada banyak hal yang bisa dilakukan.
  • Kantung mata yang terlihat menonjol, lunak, menghilang saat tersenyum lebar – ini merupakan kantung mata yang terdiri dari lemak. Ini dapat dihilangkan dengan tindakan operasi pengangkatan lemak (eye bag removal).

Bawah mata terlihat cekung karena bentuk anatomi wajahnya

Jadi rupanya keluhan di sekitar mata tidak sesederhana itu. Tidak semua dapat diatasi dengan tidur yang cukup, pemakaian krim mata, maupun botox atau filler. Bila Anda memiliki keluhan di sekitar mata, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu pada profesional medis.

Liburan ke Raja Ampat tanpa kena sunburn

Saya mau liburan ke pantai, gimana caranya supaya gak kena sunburn? Karena katanya kulit yang perawatan lebih tipis dan lebih sensitif terhadap sinar matahari.

Gunakan sunblock, topi lebar dan kacamata hitam

Pertanyaan di atas sering sekali dilontarkan oleh para pasien yang melakukan perawatan wajah. Ya masa iya pasien yang merawat wajah, gak boleh menikmati aktivitas outdoor seperti pantai, snorkling, panjat gunung? Ya boleh dong… cuma memang ada cara khusus untuk tetap enjoy namun tidak ‘menggagalkan’ perawatan yang telah dilakukan.

Jangan salah loh… tanda-tanda penuaan seperti flek dan kutil-kutil coklat (keratosis seboroik) itu merupakan proses tahunan yang tersembunyi di bawah kulit. Suatu kali kulit terkena sinar matahari yang sangat terik, abrakadabraa!!!! Langsung muncul ke permukaan kulit. Jadi gak salah kalau pasien merasa flek muncul setelah balik dari liburan dan munculnya mendadak. Sebenernya gak mendadak sih, cuma menunggu waktu yang tepat untuk muncul ke permukaan. Dan biasanya memang dipicu oleh sinar matahari yang sangat kuat.

Jadi gimana dong pencegahannya supaya bisa enjoy aktivitas outdoor?

Setiap dokter memiliki trik yang berbeda. Kalau trik saya untuk persiapan ke Raja Ampat 4H3M kemarin adalah:

  • Hentikan penggunaan krim malam selama 1 minggu sebelum berangkat
  • Krim yang bersifat melembabkan, tanpa pengelupasan masih boleh digunakan
  • Saat tiap di Raja Ampat, oleskan sunblock sesering mungkin. Seringnya bener-bener sering. Pesawat mendarat, oles. Pindah ke mobil, lalu masuk ke dalam kapal, tiba di pulau tujuan, oles sebelum keluar kapal. Manjat gunung, balik ke kapal, tiba di pulau berikutnya, oles. Tiba di hotel masih ada matahari, oles lagi.
  • Gunakan proteksi fisik seperti baju lengan panjang, celana panjang, topi lebar dan kacamata hitam.

Tetap bisa menikmati keindahan PASIR TIMBUL di bawah terik matahari

Bagaimana pemilihan sunblock yang tepat untuk aktivitas outdoor?

  • Sunblock wajah khusus untuk wajah, sunblock badan khusus untuk badan. Pemilihan ini murni karena faktor efisiensi saja. Kalau sunblock wajah biasanya kemasan kecil yang akan cepat habis kalau dioles di badan.
  • Water proof akan lebih baik daripada yang tidak water proof. Namun sebenernya sama saja karen tetap harus dioles berulang kali. Penggunaan water proof paling gak bisa mengurangi krim melelehblalu menetes masuk ke mata.
  • SPF berapa? Berapapun SPFnya tetap harus dioles ulang loh ya. SPF 50 menurut saya sudah cukup.

Menikmati indahnya Indonesia dari puncak Piaynemo

Kalau sunblock dioles ulang terus, apakah bisa menyebabkan jerawatan?

Ya bisa. Apalagi kalau merk sunblock baru pernah dipakai 1x itu. Ya gak apa-apa kalau muncul jerawat karena jerawat satu dua buah lebih mudah diobati daripada flek.

Ideal kalau memakai sunblock yang selama ini sudah sering digunakan, jadi yakin benar tidak menyebabkan jerawatan. Oya bawa obat jerawat untuk jaga-jaga juga boleh.

Manjat tebing super tertutup mulai dari ujung kepala, ujung tangan sampai ujung kaki (takut lecet/ kegigit serangga)

Apakah sebelum pengolesan ulang sunblock, wajah harus dibersihkan?

Sebaiknya ya. Bawalah tisu basah khusus membersihkan muka atau tisu basah bayi non alhokol untuk membersihkan wajah.

Apakah perlu mengoleskan after sun lotion atau aloe vera gel di penghujung hari?

Ya boleh saja. Itu sifatnya untuk meredakan radang.

Bisa menikmati berenang dengan ikan hiu

Setelah balik dari liburan, kapan boleh mulai mengoleskan krim malam lagi?

Bila kulit baik-baik saja – hanya menggelap, tanpa ada kemerahan, nyeri, gatal, bersisik – krim malam boleh langsung digunakan. Bila terdapat tanda-tanda sunburn, segera berkonsultasi ke dokter spesialis kulit Anda.

Snorkling juga siapa takut??

Jadi…siapa bilang yang perawatan wajah gak bisa menikmati aktivitas outdoor?

Buat yang berminat untuk ke Raja Ampat, kemarin saya pakai jasa Samasta Tour & Travel yang sangat memuaskan.

Beauty tips 1 2 3 : Facelift? Produk kosmetik import? Perwatan kulit sampai kapan?

Jadi ceritanya ada pasien minta lepas jahitan pasca operasi facelift di Korea. Hasil kerjaannya bagus sekali. Wajah pasien yang berusia 60 tahunan jadi mirip dengan wajah anaknya yang berusia 30 tahunan. Jujur saya mengagumi hasilnya. Tapi saat konsultasi selesai, pasien berdiri…. alamak postur tubuhnya gak bisa dibohongi kalau usianya sudah 60 tahun lebih. Postur badan lansia yang jalan sudah bongkok dan lambat.

Jadi ada 2 konsep mengenai peremajaan. Konsep (1) asian beauty yang cenderung mau berubah menjadi muuddaaaa beneran muda belia. Biasa dianut sama orang-orang asia yang gak mau keliatan ada keriput satu pun. Konsep (2) model aging gracefully yang biasa dianut orang-orang barat / berkulit putih. Yang ini gak mau diubah jadi muda belia, namun menua namun terawat dan tetap sedap dipandang.

Jadi kamu menganut yang mana? Saya lebih suka sama konsep kedua karena terlihat lebih natural. Lagipula kalau mau melakukan proses rejuvenasi, juga harus fokus pada rejuvenasi dari dalam. Jadi selain wajah terlihat muda, postur badan juga tetap tegap, organ dalam juga sehat, cara berpakaian juga tetap seperti anak muda.

Beauty rules no 2 ini terinspirasi dari maraknya kasus breakout jerawat akibat produk kosmetik import kekinian *gakusahsebutmerk*

Jaman sekarang gampang banget produksi dan promosi produk kosmetik. Belinya juga gampang bisa online. Apalagi kalau pakai iming-iming dari Korea lalu iklannya pakai artis K-pop. Wah susah banget untuk gak dicoba.

Boleh aja loh coba-coba produk kosmetik. Cuma inget kalau gak semua produk import bagus dan cocok di kulit. Aturan untuk coba produk baru adalah coba 1 macam selama 1 minggu. Kalau aman (kulit gak terlalu kering, gak terlalu berminyak, gak komedoan apalagi jerawatan), boleh dilanjutkan. Sama jangan lupa baca review produk dari pengguna yang gak diendorse.

Pasien yang mau mulai perawatan wajah suka bertanya “Nanti kalau mulai perawatan pakai obat dokter, lalu stop, balik kusam lagi ya?” ATAU “Kalau pakai obat dokter kapan boleh berhenti? Masa seumur hidup?”

Tindakan perawatan wajah adalah tindakan “perawatan” yang sama sifatnya dengan maintenance atau preventif = mencegah. Jadi dilakukan sampai kapan? Ya seumur hidup pastinya karena proses penuaan terjadi setiap detik.

Kalau stop obat bisa balik kusam lagi? Ya tentu saja. Stop obat dokter/ obat bebas sekalipun, tentu saja wajah bisa kembali kusam. Karena apa? Karena proses penuaan terjadi setiap detik juga. Kelihatan loh kulit wajah yang terawat dan yang tidak terawat.

Boleh pakai produk dokter atau produk beli bebas. Boleh pakai produk oles-oles hingga treatment dengan alat. Intinya harus rajin dan percayalah gak ada tindakan perawatan yang sia-sia karena ini kan investasi jangka panjang.

Cacar ular : apakah mematikan ?

Sudah 1 bulan ini saya banyak mendapat kasus pasien dengan cacar ular. Setiap minggu paling sedikit ada 1 pasien. Sesungguhnya penyakit ini disebabkan oleh reaktivasi virus cacar air yang tinggal menetap di saraf selama bertahun-tahun (dorman), lalu bangkit kembali saat daya tahan tubuh seseorang menurun. Namun kenapa bisa banyak kasus muncul serentak? Saya sendiri masih mencara jawaban atas pertanyaan ini. Mungkin juga akhir tahun banyak liburan, cuaca panas-dingin tak menentu, yang membuat daya tahan tubuh menurun.

Kenapa sih disebut cacar ular?

Karena keluhan yang muncul berupa bruntusan kecil kemerahan, sangat nyeri, dan tersusun memanjang seperti ular.

Apakah cacar ular sama dengan herpes penyakit kelamin?

Tidak sama. Nama lain dari cacar ular adalah herpes zoster. Penyakit kelamin disebut dengan herpes simpleks atau herpes genital. Memang ada kemiripan nama.

Apakah cacar ular mematikan?

Ada yang mengatakan bahwa bila kelainan kulit tersusun melingkar dan kedua ujungnya bertemu, maka pasien akan mati. ITU MITOS! Ciri khas dari cacar ular adalah kelainan kulit HANYA muncul di salah 1 sisi tubuh (kanan/ kiri). Bila muncul di 2 sisi tubuh, harus dipikirkan kemungkinan penyakit lain.

Apakah cacar ular berbahaya?

Keluhan utama dari cacar ular adalah nyeri. Nyeri ini dapat menetap walau kelainan kulit sudah menghilang (neuralgia pasca herpetik). Hal ini dapat dicegah dengan mengobati penyakit ini sesegera mungkin dan minum obat secara teratur.

Be-youth-iful, confident with your healthy skin

Pada hari Minggu, 21 Agustus 2016, ballroom hotel Le Meridien tampak meriah dengan taburan warna oren. Hari itu ada acara talkshow kecantikan yang diselenggarakan oleh Femina dan Bio-Oil. Acara dikemas dengan menarik, singkat, padat dan mudah dicerna oleh para hadirin. Dibuka dengan Zumba bersama mbak Liza Natalia, dilanjutkan dengan talkshow seputar kesehatan kulit oleh saya – dr. Rachel Djuanda, SpKK – , penjelasan mengenai Bio-Oil, ditutup dengan sharing oleh mbak Patricia Gouw selaku pemakai Bio-Oil. Pesan penting dalam pertemuan hari itu adalah:

  • Semua orang merindukan kulit sehat, kencang dan bersih seperti kulit bayi. Namun perlu diingat bahwa proses penuaan berlansung setiap saat. Oleh karena itu perawatan kulit harus dimulai sejak dini.
  • Kulit kering merupakan masalah yang sering dialami oleh kaum urban. Oleh karena itu penting untuk mengoleskan pelembab setiap hari.
  • Kulit kering menyebabkan banyak masalah, misalnya kulit menjadi mudah gatal (sensitif) dan munculnya stretch mark pada ibu hamil.

  • Ada berbagai macam tipe pelembab; mulai dari lotion yang tidak lengket, minyak yang agak lengket, sampai petroleum jelly yang sangat lengket.
  • Cara mengoleskan pelembab yang baik adalah digunakan paling sedikit 2 kali/ hari setelah mandi atau cuci muka.
  • Untuk mendapatkan kulit yang sehat tidak cukup dengan pengolesan krim atau pelembab (rejuvenasi eksternal), namun juga harus dibarengi dengan gaya hidup yang sehat (rejuvenasi internal) seperti konsumsi vitamin dan berolah raga secara teratur.
  • Bila sudah melakukan berbagai cara, namun masalah kulit tetap ada, berkonsultasilah pada dokter spesialis kulit.