Menjaga kesehatan kulit saat musim dingin

Hendak berpergian ke negara bermusim dingin? Perubahan cuaca dari musim panas ke musim dingin akan menyebabkan kulit juga mengalami perubahan. Berikut perubahan yang dialami dan cara mengatasinya agar kulit tetap sehat.

Kulit terasa bersih terus.
Karena jarang keringatan dan udara sangat dingin, biasanya jadi malas mandi. Namun harus diingat kalau kotoran tetap menumpuk di kulit sehingga harus tetap mandi. Cukup mandi 1x/ hari dan oleskan pelembab segera setelah mandi.

Kulit dan bibir akan menjadi sangat kering.
Gak kerasa, tapi kulit akan menjadi kering dan pecah-pecah. Oleskan pelembab sesering mungkin terutama pada bibir, tangan dan kaki.

Kuku juga akan menjadi rapuh dan mudah pecah. Buat yang suka kuku pendek, bawa gunting kuku. Kalau mau kuku tetap panjang, gunakan penguat kuku.

Merasa bahwa matahari gak terik dan gak akan bikin kulit rusak. Walau matahari gak terik, sinar UV yang terpancar dari matahari tetap akan masuk ke kulit, membuat kulit menjadi hitam, meningkatkan risiko flek dan kerut di wajah. Tetap gunakan tabir surya/ sunblock di negara bermusim dingin.

Jarang merasa haus. Usahakan untuk tetap meminum air minimal 8 gelas/ hari. Hidrasi yang baik penting untuk menjaga stamina tubuh dan kesehatan kulit.

Merasa tidak perlu mengoleskan krim malam karena akan membuat kulit wajah semakin kering. Konsultasikan krim yang perlu dioles atau yang tidak perlu ke dokter Anda. Biasanya Anda akan mendapatkan tambahan moisturizer atau pelembab wajah.

Selamat berlibur!

Advertisements

Mengenal si “Selimut Tubuh”

Selimut berfungsi untuk menghangatkan tubuh, menutup tubuh, membuat seseorang merasa aman dan nyaman di dalamnya. Apa hubungan selimut dengan tubuh? Baca selengkapnya di kutipan dari ROL (Republika Online) sebagai berikut:

image

image

image

image

image

dr. Rachel Djuanda, SpKK