Tangan bersisik gatal yang kambuh-kambuhan : mungkin anda terkena eksim

Keluhan telapak tangan bersisik, gatal, muncul biji-biji berisi air yang gatalnya gak karuan… ini adalah salah satu keluhan yang sering dialami pasien. Biasanya pasien sudah shopping doctor alias sudah berobat ke beberapa dokter karena sembuh, lalu kambuh, sembuh, lalu kambuh lagi.

Sebenernya ini penyakit apa sih?

Sebagian besar keluhan seperti ini adalah bagian dari eksim akibat kontak (dermatitis kontak).

Apa itu dermatitis kontak?

Keluhan kulit gatal dan meradang yang kambuh-kambuhan, dicetuskan oleh suatu bahan yang bersentuhan/ berkontak dengan kulit.

Apa penyebab dermatitis kontak?

Penyebab dermatitis kontak sangat bervariasi, namun bisa dibagi menjadi 2 bagian besar: penyebab kuat atau penyebab lemah.

Penyebab kuat biasanya mudah ditemukan sehingga cenderung mudah dihindari dan tidak kambuh-kambuhan. Contohnya adalah dermatitis kontak akibat alergi karet jam tangan. Eksim yang muncul akan persis di lokasi karet jam tangan bersentuhan dengan kulit. Demikian juga dengan dermatitis kontak akibat alergi sepatu kulit. Eksim yang muncul akan sesuai dengan bentuk sepatu kulit tersebut.

Sedangkan penyebab lemah biasanya sulit ditemukan, sehingga sulit dihindari dan bersifat kambuh-kambuhan. Contohnya adalah dermatitis kontak akibat cat warna uang yang dialami oleh teller bank. Atau dermatitis kontak akibat tisu basah merk tertentu yang dialami oleh seorang ibu yang baru melahirkan.

Mengapa dermatitis kontak akibat penyebab lemah sulit diobati?

Sebenarnya tidak sulit untuk diobati. Dokter bisa memberikan obat minum dan oles yang akan menyembuhkan eksim dalam maksimal 7 hari. Namun bila penyebabnya belum disingkirkan, penyakit mudah muncul lagi.

Tantangannya adalah penyebab lemah ini terdapat dalam produk yang digunakan sehari-hari oleh individu tersebut. Dan karena sifatnya mengiritasi lemah, jadi kulit harus berkontak berkali-kali dulu, baru menimbulkan reaksi. Oleh karena itu sulit menemukan penyebabnya.

Apakah penyebab lemah selalu ditemukan di tempat kerja?

Tidak selalu, namun sering merupakan bagian dari penyakit akibat kerja.

Apakah dapat disembuhkan secara total?

Prinsip utama pengobatan dermatitis kontak adalah penghindaran bahan penyebab. Setelah diketemukan penyebabnya dan dihindari, penyakit dapat dikendalikan.

Jangan terlalu sering mencuci tangan saat merawat bayi

Hadirnya sang buah hati tak hanya membawa kebahagiaan, namun juga kecemasan. Yang biasa dialami adalah ketakutan bayi sakit sehingga kebersihan sangat dijaga. Semua orang yang mau mendekati bayi harus mencuci tangan dengan sabun/ sabun cuci tangan instan (hand rub). Apalagi pengurus bayi harus mencuci tangan hampir setiap saat. Tak heran keluhan kulit tangan mengelupas, pecah, gatal, perih sering dialami oleh orang tua dengan anak bayi atau pengurus bayinya. Ini disebut dengan dermatitis kontak iritan (DKI).

Apa yang dimaksud dengan DKI?
DKI berarti dermatitis (=eksim) yang terjadi akibat bahan iritan yang mengenai kulit secara terus-menerus.

Apa yang dimaksud dengan bahan iritan?
Bahan yang terkandung di dalam suatu produk, dapat mengiritasi kulit dan menyebabkan kulit menjadi sensitif.

Apa contoh produk yang mengandung bahan iritan?
Contoh dari bahan iritan yang paling banyak digunakan adalah alkohol. Alkohol sering ditemukan dalam hand rub dan tisu basah.

Zat antiseptik, belerang, pewangi dan pengawet yang terkandung di dalam sabun mandi juga merupakan bahan iritan (sabun “tidak lembut”). Juga detergen di dalam sabun cuci baju.

Apakah semua jenis hand rub dan sabun dapat menyebabkan iritasi?
Tidak. Hanya produk yang mengandung bahan iritan seperti di atas dapat menyebabkan iritasi.

Bagaimana cara bahan iritan tersebut membuat kulit menjadi sensitif?
Bahan iritan mengangkat lapisan kulit sedikit demi sedikit sehingga kulit menjadi tipis. Kulit yang tipis menjadi lebih sensitif. Kulit yang sensitif cenderung gatal, bila digaruk dapat berkembang menjadi eksim.

Lalu mengapa tidak semua orang yang menggunakan hand rub mengalami DKI?
Bahan iritan yang disebutkan di atas termasuk dalam bahan iritan lemah. Maksudnya adalah perlu digunakan berkali-kali baru dapat menyebabkan eksim. Itulah sebabnya tidak semua orang mengalami DKI. Semakin sering seseorang menggunakan hand rub atau sabun “tidak lembut”, risiko DKI meningkat.

Apa yang dimaksud dengan sabun “lembut”?
Sabun yang lembut adalah sabun yang tidak mengandung bahan iritan (antiseptik, alkohol, belerang, pewangi, pengawet) dan mengandung banyak pelembab.

Bagaimana saya mengetahui sabun yang saya gunakan adalah sabun lembut?
Setelah mandi dengan sabun lembut, kulit akan terasa licin seperti sabun yang belum bersih. Sedangkan mandi dengan sabun tidak lembut, kulit akan langsung terasa kering dan kesat setelah mandi.

Jadi rasa sabun belum bersih setelah mandi lebih baik daripada merasa kesat?
Ya. Karena itu berarti kelembapan kulit masih terjaga. Orang lebih suka merasa kulit kesat, padahal itu berarti kulit kering dan tidak sehat.

image

Apakah benar air juga dapat menyebabkan iritasi?
Ya benar. Air dapat mengangkat kelembapan alami tubuh, menyebabkan kulit menjadi kering dan lebih sensitif. Merawat bayi rentan terkena DKI karena kulit sering terkena air; mencuci botol, mencuci baju, cuci tangan hampir setiap saat.

Jadi dengan apakah sebaiknya membersihkan tangan? Apalagi saat sedang merawat bayi baru lahir.
Sebaiknya mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun lembut. Namun sebaiknya jangan mencuci tangan terlalu sering, cucilah saat diperlukan. Mencuci tangan dengan hand rub jangan lebih dari 20 detik, dengan air mengalir jangan lebih dari 1 menit.

Apakah boleh diberikan pelembab untuk mencegah DKI?
Ya. Sebaiknya pelembab digunakan setelah cuci tangan. Namun ingat untuk menggunakan pelembab yang juga lembut.

Poin penting
– Cuci tangan secukupnya
– Gunakan sabun lembut
– Hindari penggunaan hand rub
– Gunakan pelembab lembut setelah cuci tangan

dr. Rachel Djuanda, SpKK