Kaos kaki penyebab jamuran

image

Penggunaan kaos kaki dan sepatu tertutup dalam jangka waktu lama dan sering, dapat menyebabkan munculnya infeksi jamur kulit seperti foto di atas.

Tips untuk menjaga kebersihan kaki:

  • Hindari penggunaan kaos kaki berulang. Cuci setelah digunakan satu kali.
  • Bila menggunakan sepatu tertutup yang sama setiap hari, usahakan untuk dijemur di bawah terik matahari
  • Saat mandi, bersihkan kaki sampai ke sela jari kaki dengan sabun dan air mengalir.
  • Setelah mandi, keringkan kaki sampai ke sela jari kaki.
  • Hindari penggunaan kaos kaki atau sepatu tertutup saat kaki dalam keadaan basah/ lembab.
  • Bila kaki banyak berkeringat, ganti kaos kaki lebih sering selama bekerja.
  • Gunakan kaos kaki bahan katun yang tipis.

Bila muncul keluhan rasa gatal, nyeri, muncul lenting atau kemerahan di kaki, segera berobat ke dokter.

dr. Rachel Djuanda, SpKK

Health talk : tes pada penyakit infeksi menular seksual, perlukan dilakukan?

image

Health talk yang diadakan atas kerjasama PT Parapersada Nusantara dan RSU Bunda Jakarta berlangsung sangat seru. Karyawan datang tepat waktu, memadati ruangan dengan posisi berbaris sesuai dengan divisi & antusias dengan topik yang dibawakan hari ini.

Intisari dari bincang pagi kali ini dapat diiktisarkan sebagai berikut : penyakit infeksi menular seksual (IMS) dapat mengenai siapapun.

Terdapat berbagai variasi tanda dan gejala dari IMS, namun sebagian besar justru tidak bergejala. Ini berbahaya karena infeksi terus berjalan dan dapat menularkan orang lain.

Jadi bagaimana upaya pencegahannya?

Rules of ABC
A = abstinence atau tidak berhubungan seksual sama sekali. Satu-satunya upaya pencegahan yang dapat mencegah IMS 100%.

B = be faithful yaitu setia pada satu pasangan.

C = condom. Bila A dan B tidak dapat dilakukan, gunakan alat pengaman seperti kondom. Kondom mampu mencegah IMS namun tidak sampai 100%.

Lakukan pemeriksaan IMS secara berkala
Jenis pemeriksaan dapat bervariasi mulai dari cek darah, cek urin, atau cek duh tubuh/ discharge.

Vaksinasi
Sudah ada vaksinasi terhadap virus HPV penyebab kutil kelamin & kanker serviks, serta hepatitis A & B.

Siapa saja yang memerlukan pemeriksaan IMS?

Semua orang yang sudah pernah melakukan hubungan seksual, yang baru mau melakukan hubungan seksual dengan pasangan baru, petugas kesehatan yang berkontak langsung dengan cairan tubuh manusia, dan anak yang terlahir dari ibu HIV positif.

Bagaimana bila hasil positif?

Tetap tenang, konsultasi dengan dokter, jalani pengobatan dengan baik dan benar, beritahu pasangan dan ajak pasangan untuk melakukan pemeriksaan (partner notification).

Kita harus peduli karena topik seksualitas masih dianggap tabu untuk dibicarakan, padahal arus informasi sangat deras. Kita harus lindungi anak-anak kita dengan memberikan bekal pengetahuan yang tepat.

Penanda sifilis (salah satu penyakit IMS) dan HIV/AIDS dalam darah akan menetap seumur hidup sehingga pasien akan kesulitan untuk hidup di dalam masyarakat, bahkan dibuang oleh sahabat dan keluarga.

Pengidap HIV/AIDS dapat menularkan penyakitnya pada pasangan, bahkan pada bayi dalam kandungan yang tidak bernoda. Berikut cuplikan video yang semoga dapat menyentuh hati kita semua akan pentingnya berhubungan seks yang aman dan keterbukaan pada pasangan (abaikan sang suami yang terus menyalahkan alam atas nafsu birahinya dia). https://youtu.be/bw352hRhHF4

Cukup sekian dan terima kasih.
Mari terapkan perilaku kehidupan seksual yang sehat dan bersih.

dr. Rachel Djuanda, SpKK

Promo suntik jerawat dan keloid di RSU Bunda Jakarta

image

Hayooo siapa yang punya jerawat besar atau bekas luka yang membesar, mampir ke RSU Bunda Jakarta. Dari tanggal 1 September – 30 November 2015 ada promo diskon injeksi kortikosteroid intralesi sampai 43%. Konsultasi gratis pula.

Untuk membaca lebih jauh mengenai bekas luka yang membesar (keloid atau jaringan parut hipertrofi), bisa dibaca di https://rahasiakulitanda.com/2015/08/07/keloid-bekas-luka-yang-bertumbuh/.

Ditunggu yaaa….

dr. Rachel Djuanda, SpKK

Test for Sexually Transmitted Diseases: do I need it?

STD

What is sexually transmitted diseases (STD)?

Sexually transmitted disease (venereal disease, sexually transmitted infection) is a variety of signs and symptoms caused by pathogens (mostly bacteria, virus, or fungal) that can be acquired and transmitted through sexual activity. According to World Health Organization, approximately 30 pathogens have been identified as STD causes.

Let me know their names!

These are some diseases classified as STD which are commonly found in Indonesia: gonorrhea, chlamydiosis, syphilis, HIV, genital herpes, genital warts, hepatitis B, trichomoniasis, etc.

How is STD transmitted?

  • Mostly through sexual activity involving the sex organs, the anus, or the mouth
  • Contact with blood, body fluids or tissue from an STD infected person
  • Sharing unsterilized needles (especially in drug user)

What are the symptoms?

Symptoms may vary, depend on the disease. Most patients do not complain any symptoms. Some others may experience vaginal/penile discharge, pain, genital ulcer, etc.

Do I need a test?

According to Center for Disease Control and US Preventive Services Task Force, STD screening is recommended for people at increased risk. You are at increased risk if you are having multiple current partners, having a new partner, using condoms inconsistently, having sex while under the influence of alcohol or drugs, commercial sex worker, drug user, men who have sex with men, and women who have sex with women.

If you areā€¦ Recommended tests
Pregnant women All pregnant women are recommended to be tested for HIV, syphilis, hepatitis B and C, and Chlamydia trachomatis,

Test for gonorrhea only if you have previous gonorrhea infection, other STDs, new or multiple sex partners, inconsistent condom use, commercial sex work, and drug use

Non pregnant women HIV, syphilis, chlamydia, gonorrhea
Men HIV, syphilis, chlamydia, gonorrhea

What should I do if I get positive results?

Consult your doctor for further testing and treatment. Also tell your doctor about how you feel because you may experience anger or shame. But remember what you have done is the right thing. Another important thing is to notify your partner. Your partner may also need to get tested or treated as you may transmit the infection back and forth.

RA

This article is written by dr. Radityo Anugrah, Sp.KK

radityoanugrah@gmail.com

IG: @radityoanugrah

Bamed Skin Care Darmawangsa Square

Jerawat bukan masalah sulit

Kalau ditanya apa penyakit kulit yang pasti pernah dialami oleh setiap orang, jawabannya adalah JERAWAT.

Artikel berikut mengupas tuntas penyebab dari jerawat, pengobatan, dan pencegahannya. Ditulis oleh dr. Rachel Djuanda saat berkarya di Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur untuk masyarakat setempat.

Jerawat bukan masalah sulit_FloresPos

Cacar air : bintil berisi air yang sering meninggalkan bekas

image

Apa yang dimaksud dengan cacar air?
Cacar air adalah suatu penyakit infeksi virus Varicella zoster pada kulit.

Bagaimana gejalanya?
Biasanya diawali dengan rasa tidak nyaman pada tubuh (gak enak badan), sedikit demam, lalu muncul bercak merah yang segera berubah menjadi lepuh/lenting kecil berisi air.

Saya pernah mengalami cacar air, namun saya juga merasa mual, muntah, sakit kepala. Apakah biasa dikeluhkan oleh pasien yang terkena cacar air?
Ya. Rasa mual, muntah, sakit kepala wajar ditemukan pada seluruh penyakit yang disebabkan oleh virus. Anda juga dapat merasakan nyeri saat menelan, tidak nafsu makan, dan otot terasa pegal.

Apakah cacar air berbahaya?
Pada umumnya tidak berbahaya, kecuali bila menyerang individu yang sangat lemah.

Bagaimana bila menyerang ibu hamil atau anak?
Cacar air yang menyerang ibu hamil atau anak dapat disembuhkan, sama seperti pengobatan pada orang dewasa. Namun bila mengenai ibu hamil trimester pertama, akan meningkatkan risiko kelainan organ pada janin.

Bagaimana mengobati cacar air?
Bila curiga terkena cacar air, segera berobat ke dokter umum/ ke dokter spesialis kulit. Dokter akan menganjurkan anda untuk istirahat, memberikan obat antivirus dan penurun panas.

Saya sudah meminum obat antivirus sesuai anjuran dokter selama 2 hari, namun masih muncul lepuh baru. Kapan saya akan sembuh?
Pada awal minum obat, masih mungkin muncul lepuh baru dalam 5 hari pertama. Perlahan-lahan lepuh baru tidak akan muncul lagi, lepuh lama akan mengering perlahan, dan dapat meninggalkan bekas luka. Total pengobatan berlangsung 7-14 hari.

Apakah bekas luka akan menetap?
Pada sebagian orang bekas luka dapat menetap. Dapat berupa bercak coklat-kehitaman atau lubang-lubang kecil di kulit.

Dapatkah bekas luka dihilangkan?
Tentu saja, namun harus menunggu sampai anda benar-benar dinyatakan sembuh dari cacar air.

Cara melakukan kompres terbuka

image

Kompres terbuka bertujuan untuk mengeringkan luka yang basah dan melunakkan koreng. Cara melakukan kompres terbuka adalah sebagai berikut:

1) Siapkan kasa steril dan cairan normal salin (NaCl 0,9%).
2) Lipat kasa steril menjadi 3 lapis.
3) Basahi kasa dengan cairan normal salin, peras sedikit, pastikan cairan sudah tidak menetes lagi.
4) Letakkan kasa lembab pada area yang dikehendaki.

Kompres biasa dilakukan selama 15-30 menit atau sesuai anjuran dokter. Bila kasa terasa mengering selama proses kompres berlangsung, basahi kasa baru dengan cairan normal salin dan peras cairan dari kasa baru ke kasa lama secara perlahan. Saat kompres selesai, kasa harus diangkat dalam keadaan lembab.